BOGOR – Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Bogor menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh Polres Bogor dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Langkah ini diambil sebagai upaya preventif dalam mengantisipasi tindak kejahatan serta potensi kerusuhan sosial di wilayah tersebut.

Pernyataan sikap tegas tersebut disampaikan oleh empat elemen masyarakat besar, yakni Srikandi Gibas yang diwakili oleh Ajeng, Front Betawi Rempuk (FBR) oleh Amron, Barak Kabupaten Bogor oleh Zulfa, dan Fokab Kabupaten Bogor oleh Adam.

Ketua Barak Kabupaten Bogor, Zulfa, menegaskan bahwa menjaga stabilitas wilayah merupakan tanggung jawab kolektif yang tidak hanya bertumpu pada kepolisian, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

“Kami dari Barak Kabupaten Bogor siap berdiri di garda terdepan bersama Polres Bogor. Menjaga Kabupaten Bogor tetap kondusif adalah tanggung jawab kita semua,” ujar Zulfa dalam keterangannya pada Selasa (28/4/2026).

Dalam deklarasi tersebut, terdapat empat poin utama pernyataan sikap yang disepakati:

1. Dukungan Program Pemerintah: Mendukung penuh program pemerintah daerah dan pusat yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.
2. Peran Aktif Harkamtibmas: Bersinergi dengan Polri dan TNI dalam kegiatan siskamling, patroli lingkungan, hingga pemberian edukasi hukum kepada warga.
3. Perlindungan Aset Publik: Menjaga dan mengamankan aset negara serta fasilitas umum dari segala bentuk aksi perusakan, penjarahan, maupun sabotase.
4. Solidaritas Lintas Elemen: Memperkuat kerja sama antar-elemen masyarakat dengan mengedepankan prinsip kearifan lokal Sunda, “Sauyunan Ngajaga Lembur” atau bergotong royong menjaga kampung halaman.

Keempat ormas tersebut sepakat bahwa stabilitas keamanan adalah kunci utama pembangunan daerah. Mereka juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu hoaks maupun provokasi yang dapat memicu konflik sosial.

“Kabupaten Bogor ini adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga dengan semangat sauyunan. Jika ditemukan potensi gangguan kamtibmas, segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau melapor langsung ke Polres Bogor,” pungkas Zulfa mewakili gabungan ormas tersebut.