BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mematangkan persiapan untuk menyambut perhelatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda bertajuk "Napak Tilas Padjadjaran". Acara yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat tahun 2026 ini dijadwalkan berlangsung di Kota Bogor pada Jumat, 8 Mei 2026.

Rangkaian kirab di Kota Bogor akan dimulai pukul 19.30 WIB dengan titik awal dari Museum Pajajaran Batutulis menuju Taman Astrid di Kebun Raya Bogor. Puncak prosesi dijadwalkan berlangsung tepat pukul 20.00 WIB yang ditandai dengan seremoni peletakan Mahkota Binokasih di Taman Astrid.

Perhelatan akbar ini akan melibatkan sedikitnya 885 peserta dari 27 sanggar seni kabupaten/kota serta perwakilan dari 14 kampung adat se-Jawa Barat. Sebelum tiba di Kota Bogor, rombongan kirab telah melaksanakan rangkaian kegiatan serupa di beberapa daerah, di antaranya Tasikmalaya, Garut, dan Cianjur.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot Bogor dan elemen masyarakat untuk bersinergi menyukseskan acara tersebut. Sebagai bagian dari persiapan teknis, Pemkot Bogor akan menggelar aksi "bebersih" atau kerja bakti di kawasan Bumi Ageung Batutulis yang menjadi salah satu lokasi utama prosesi budaya.

“Kegiatan besar ini harus didukung bersama-sama. Aparatur wilayah dan seluruh elemen harus memberikan dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Dedie Rachim saat memberikan arahan di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (4/5/2026).

Dedie berharap pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda ini dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat pelestarian budaya Sunda. Selain itu, acara ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antardaerah di Jawa Barat dalam menjaga warisan leluhur.

Penyelenggaraan peringatan Hari Tatar Sunda ini merujuk pada payung hukum resmi melalui Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 dan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 003.05/Kep.159-Adpim/2026.