BOGOR – Pemerintah Desa (Pemdes) Kota Batu menggelar acara Halal Bihalal bersama jajaran RT, RW, dan seluruh lembaga desa pada Selasa malam (14/4/2026). Selain menjadi momentum silaturahmi pasca-Ramadan, kegiatan ini dimanfaatkan untuk menyosialisasikan dua program prioritas, yakni pengelolaan tanah wakaf pemakaman dan program pendidikan gratis.

Kepala Desa Kota Batu, Ratna Wulansari, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus memastikan program desa tersampaikan langsung kepada masyarakat. Dua fokus utama yang dibahas adalah penyediaan lahan pemakaman dan fasilitas pendidikan kesetaraan.

"Alhamdulillah, hari ini kami mengadakan Halal Bihalal setelah menjalankan ibadah puasa. Selain silaturahmi, kami memfasilitasi dua hal penting: pertama mengenai tanah wakaf untuk warga, dan kedua adalah program pendidikan Paket A, B, dan C," ujar Ratna saat ditemui di lokasi acara.

Terkait tanah wakaf, Pemdes Kota Batu telah menyiapkan lahan seluas 600 meter persegi yang berlokasi di Gang Acing. Lahan ini diperuntukkan khusus sebagai tempat pemakaman umum bagi warga, baik penduduk asli maupun pendatang, dengan prioritas bagi masyarakat kurang mampu.

"Ini adalah amanah dan tanggung jawab kita bersama. Saya berharap siapapun warga yang meninggal dunia dapat dimakamkan di sana dengan layak karena hal tersebut merupakan tanggung jawab sosial kita," tambahnya.

Di bidang pendidikan, Pemdes Kota Batu memfasilitasi program pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang bekerja sama dengan Universitas BICI. Berlokasi di Jalan Kapten Yusuf, program ini menawarkan pendidikan Paket A, B, dan C secara gratis guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Kota Batu.


Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Desa Kota Batu, Ridwan Hidayat, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi jajaran pemerintah desa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara seluruh elemen masyarakat demi kemajuan desa.

"Kami mengapresiasi Ibu Kades yang tetap hadir di tengah jadwal yang padat. Harapannya, nilai-nilai Halal Bihalal ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghargai dan memahami tugas masing-masing, baik RT, RW, maupun pemerintah desa," tutur Ridwan.

Acara yang dihadiri sekitar 90 persen dari total undangan tersebut berlangsung khidmat meski sempat diguyur hujan. Kegiatan ditutup dengan harapan agar sinergi yang kuat antarlembaga dapat mewujudkan Desa Kota Batu yang lebih maju dan harmonis.